© PT. GFSoft Indonesia
Komp. Ruko Anugerah Blok C2 No. 1, Batam - Indonesia
0778-7433461 / 7433492
www.gfsoftindo.com
GF-AKUNTANSI
GF-Akuntansi...
PENJELASAN
Menjelaskan secara rinci modul dan paket yang ada...
VIDEO DEMO
Video singkat tentang aplikasi...
VIDEO TUTORIAL
Video yang menuntun tata-cara penggunaan dsbnya...
TANYA JAWAB
Seputar pertanyaan yang sering dilontarkan...
HISTORY APLIKASI
Histori update aplikasi...
DOWNLOAD
Download setup aplikasi...
HUBUNGI
Hubungi kami...
Klik pada kalimat yang berwarna biru, maka akan ditampilkan video tutorialnya.
VIDEO TUTORIAL GF-AKUNTANSI (JENIS USAHA SUPERMARKET/MINIMARKET - PAKET LENGKAP)
CONTOH DENGAN TRANSAKSI SINGLE CURRENCY (MU: INDONESIA RUPIAH)
USAHA PERUSAHAAN BARU DIMULAI
01. Buat Data Baru
02. Buka Data
03. Transaksi: Penanaman Modal Rp. 100.000.000
04. Transaksi: Membayar sewa ruko Rp. 24.000.000 untuk masa 1 tahun
05. Transaksi: Membeli meja komputer dan komputer Rp. 10.000.000
06. Transaksi: Pembelian barang:
- No Faktur: 00043/ABC
Supplier: PT. ABC
Secara Tunai
*  2 DUS Coca-cola Kaleng 330ML (1 DUS = 24 KALENG) Rp. 67.000 / DUS
*  10 SLOP Marlboro Light (1 SLOP = 10 BKS) Rp. 81.000 / SLOP
*  30 KOTAK Adem Sari Kotak Rp. 5.000 / KOTAK
*  10 HGR Adem Sari Hanger Rp. 19.600 / HANGER
- No Faktur: S0023/XYZ
Supplier: PT. XYZ
Secara Kredit
*  10 DUS Aqua Botol 330ML (1 DUS = 24 BOTOL) Rp. 22.000 / DUS
*  10 DUS Aqua Gelas 240ML (1 SLOP = 48 GELAS) Rp. 18.000 / DUS

Untuk keperluan pengisian data pembelian ini, kita perlu memasukkan data-data sbb:

- Mengisi data supplier/vendor (atas nama PT. ABC dan PT. XYZ)

- Mengisi nama barang:

Nama-nama barang yang akan diisi adalah sbb:
*  Coca-cola Kaleng 330ML (1 DUS = 24 KALENG) Rp. 67.000 / DUS
*  Marlboro Light (1 SLOP = 10 BKS) Rp. 81.000 / SLOP
*  Adem Sari Kotak Rp. 5.000 / KOTAK
*  Adem Sari Hanger Rp. 19.600 / HANGER
*  Aqua Botol 330ML (1 DUS = 24 BOTOL) Rp. 22.000 / DUS
*  Aqua Gelas 240ML (1 DUS = 48 GELAS) Rp. 18.000 / DUS

Perhatikan satuan-satuan yang digunakan, kalau kita simpulkan adalah sbb:
*  DUS
*  KLG (Kaleng)
*  KTK (Kotak)
*  HGR (Hanger)
*  BTL (Botol)
*  BKS (Bungkus)
*  SLOP
*  PCS (Piece)

Tetapi di antara satuan-satuan ini ada yang bersamaan, contoh:
*  KLG dan DUS (untuk Coca-cola Kaleng)
*  SLOP dan BKS (untuk Marlboro Light)
*  HGR dan PCS (untuk Adem Sari Hanger)
*  BTL dan DUS (untuk Aqua Botol 330ML)
*  PCS dan DUS (untuk Aqua Gelas 240ML)

Dari barang-barang tersebut, satuan untuk penjualan yang dibolehkan adalah sbb:
*  Coca-cola Kaleng 330ML boleh dijual per KALENG dan per DUS
*  Marlboro Light boleh dijual per SLOP dan per BUNGKUS
*  Adem Sari Kotak boleh dijualan per KOTAK
*  Adem Sari Hanger boleh dijual per PIECE
*  Aqua Botol 330ML boleh dijual per BOTOL dan per DUS
*  Aqua Gelas 240ML boleh dijual per GELAS dan per DUS

Berdasarkan kriteria yang di atas, maka yang perlu kita buat adalah sbb:

- Membuat Tipe Satuan:
*  KLG.DUS (terdiri dari KLG dan DUS)
*  BKS.SLOP (terdiri dari BKS dan SLOP)
*  PCS.HGR (terdiri dari PCS dan HGR)
*  BTL.DUS (terdiri dari BTL dan DUS)
*  PCS.DUS (terdiri dari PCS dan DUS)
*  PCS
*  DUS
*  KLG
*  KTK
*  BKS
*  BTL
*  SLOP

- Membuat Kelompok Barang:
*  MINUMAN (untuk Coca-cola, Aqua)
*  ROKOK (untuk Marlboro Light)
*  OBAT (untuk Adem Sari)

- Membuat Nama Barang:
*  Coca-cola Kaleng 330ML, tipe satuan: KLG.DUS dan Coca-cola Kaleng 330ML (DUS), tipe satuan: DUS, jenis: Link Stock
*  Marlboro Light, tipe satuan: BKS.SLOP dan Marlboro Light (SLOP), tipe satuan: SLOP, jenis: Link Stock
*  Adem Sari Kotak, tipe satuan: KTK
*  Adem Sari (PCS), tipe satuan: PCS.HGR
*  Aqua Botol 330ML, tipe satuan: BTL.DUS dan Aqua Botol 330ML (DUS), tipe satuan: DUS, jenis: Link Stock
*  Aqua Gelas 240ML, tipe satuan: PCS.DUS dan Aqua Gelas 240ML (DUS), tipe satuan: DUS, jenis: Link Stock

- Perhatikan, di mana untuk jenis barang yang bisa dijual dalam kemasan yang berbeda, maka perlu di buat item/nama
barang untuk kemasan tersebut, contoh: Coca-cola Kaleng 330ML ada yang KLG.DUS ada yang DUS

- Walaupun demikian, perhitungan stock hanya ditujukan pada 1 item/nama barang saja, sedangkan item/nama barang
yang lain hanya sebagai perantara saja (Link Stock)
07. Transaksi: Pembelian dengan No Faktur: 00043/ABC
08. Transaksi: Pembelian dengan No Faktur: S0023/XYZ
09. Melihat Laporan Pembelian:
- Laporan Pembelian
- Laporan Pembelian Per Nama Vendor
- Laporan Pembelian Per Bulan Per Nama Vendor
- Laporan Pembelian Detail
- Laporan Total Pembelian Per Barang
- Laporan Total Pembelian Per Nama Vendor
10. Transaksi: Penjualan barang:
- Penjualan ke-1:
    2 Kaleng Coca-cola
    1 Bungkus Marlboro Light
- Penjualan ke-2:
    1 Kotak Adem Sari
    1 Slop Marlboro Light
- Penjualan ke-3: (Harga Grosir)
    2 Dus Aqua Gelas 240ML
    3 Dus Aqua Botol 330ML
NB: Untuk penjualan dengan harga grosir, maka perlu input dulu nama pelanggan GROSIR
- Penjualan ke-4:
    1 Dus Aqua Gelas 240ML
    2 Botol Aqua Botol 330ML
11. Melihat Laporan Penjualan
- Laporan Total Penjualan dalam 1 hari
- Laporan Total Penjualan Per Barang Per Nama Pelanggan
- Laporan Total Penjualan Per Nama Pelanggan (Total Per Tanggal)
12. Transaksi: Dipakai 1 dus Aqua Gelas 240ML untuk keperluan kantor
13. Transaksi: Dibuat 1 paket penjualan baru, yang terdiri dari 1 Botol Aqua 330ML + 5 Gelas Aqua 240ML
14. Transaksi: Penjualan barang:
- Penjualan ke-1:
    10 Kaleng Coca-cola
    5 Bungkus Marlboro Light
- Penjualan ke-2:
    1 Paket Penjualan (1 Botol Aqua + 5 Gelas Aqua)
    2 Bungkus Marlboro Light
15. Transaksi: Retur Penjualan Barang 1 Dus Aqua Gelas 240ML
16. Transaksi: Penukaran Barang 1 Botol Aqua 330ML dengan 2 Gelas Aqua Gelas 240ML
17. Transaksi: Membayar gaji karyawan sebesar Rp. 2.000.000
18. Transaksi: Membuka rekening bank BCA dan menyetor sebesar Rp. 50.000.000
19. Pengisian Kurs Tengah Akhir Bulan
20. Menyiapkan Laporan Keuangan:
- Laporan Nilai Stock (Nilai Persediaan Akhir)
- Laporan Total Pembelian Per Barang
- Laporan Sisa Hutang
- Laporan Total Penjualan Per Barang
- Laporan Total Penjualan Per Tanggal
- Laporan Total HPP Per Barang
- Laporan Neraca Saldo
- Laporan Laba (Rugi)
- Laporan Neraca
21. Proses Tutup Hari
Sehubungan banyaknya data transaksi setiap hari, hal ini akan memberatkan perhitungan sisa stock dan HPP pada sistem, semakin hari akan semakin lambat, oleh karena itu perlu proses Tutup Hari.
Proses Tutup Hari tidak mesti dilakukan setiap hari.  Proses Tutup Hari hanya dilakukan apabila anda merasa data sampai dengan tanggal yang di maksud sudah selesai dan benar.
Biasanya proses Tutup Hari dilakukan sebulan sekali, misalnya anda sekarang berada di bulan Mei 2008, maka anda boleh melakukan proses Tutup Hari untuk bulan Maret 2008, diberi senggang waktu 1 bulan, karena untuk menjaga-jaga kemungkinan salah entry data pada bulan April 2008.
Setelah melakukan proses Tutup Hari, maka data transaksi (pembelian/penjualan/dsbnya) yang telah ditutup (s/d Maret 2008) tidak dapat dikoreksi lagi.